Sosok manusia mengukir kata
Sosok manusia yang mencampakkan candu
Menarikan sejuta kegalauan
Menyanyikan kidung asmara misterius
Keganasan euphoria yang melanda
Menerkam kesunyian sepi
Memuntahkan substansi dalam realitas
Realitas senyum yang berkata
Apakah ini sebuah problem kontradiksi
Betulkah ini fatalistik
Apakah ini suatu kemunafikan
Betulkah Tuhan merasa “risih”
Kata-kata serasa tak lagi bermakna
Sentuhan pujangga tak lagi berarti
Emosi yang sentimentil
Menerpa ketertindasan nurani
Lawanlah penindasan
Jadilah dirimu sendiri
Biarlah waktu yang membuktikan
Siapa yang pantas untuk itu!
22 Februari 2006
*) Muhammad Syahudin
